
Pada Sabtu, 26 Juli 2025, MI Ma’arif Gandu menggelar kegiatan Parenting Education bertema “Mendidik Anak dalam Badai Gadget” di Masjid An-Nur Gandu, Mlarak, Ponorogo. Acara ini diikuti oleh seluruh wali murid bersama dewan guru dan berlangsung dalam suasana hangat serta penuh antusiasme.
Kegiatan dibuka dengan penyampaian dua program madrasah, yaitu Program BERSERI (Bersedekah Setiap Hari) oleh Ketua Komite Sekolah, Bapak Wiyono, serta sosialisasi Program Tabungan Siswa. Program BERSERI menjadi langkah nyata madrasah dalam menanamkan nilai-nilai karakter dan kepedulian sosial kepada para siswa.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan seminar parenting yang menghadirkan KH. Abdurrohim, M.Pd.I sebagai narasumber. Dalam penyampaian materinya, beliau menyoroti pentingnya peran keluarga dalam menghadapi tantangan besar di era digital. Perkembangan teknologi yang pesat membawa banyak kemudahan, namun juga risiko yang perlu diwaspadai terutama bagi anak-anak yang sedang berada pada masa tumbuh kembang dan pembentukan karakter.
Di tengah maraknya penggunaan gadget, anak-anak rentan terhadap dampak negatif seperti kecanduan layar, menurunnya kemampuan sosial, lemahnya fokus belajar, hingga berkurangnya interaksi dengan lingkungan sekitar. Kondisi inilah yang disebut sebagai “badai gadget”. Situasi di mana arus teknologi begitu kuat sehingga berpotensi menggerus nilai-nilai moral, disiplin, dan empati bila tidak disertai bimbingan yang tepat.
Oleh karena itu, peran orang tua menjadi sangat penting sebagai pendamping utama pendidikan anak. Orang tua diharapkan tidak hanya membatasi penggunaan gadget, tetapi juga membangun komunikasi yang sehat, menciptakan lingkungan belajar yang positif, serta memberikan teladan dalam menggunakan teknologi secara bijak dan produktif.
Melalui kegiatan ini, MI Ma’arif Gandu berupaya memperkuat sinergi antara madrasah dan keluarga. Pendidikan tidak berhenti di lingkungan sekolah saja, namun harus berlanjut di rumah melalui pendampingan yang penuh kasih dan kesadaran.
Kegiatan Parenting Education ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh wali murid untuk lebih memahami tantangan zaman dan memperkuat peran mereka dalam membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, serta berakhlak mulia di tengah derasnya arus digitalisasi.
️ Kegiatan dilaksanakan pada Juli 2025. Artikel ditulis dan dipublikasikan pada Oktober 2025.