
Bidang seni di MI Ma’arif Gandu menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang paling diminati oleh siswa. Melalui kegiatan ini, madrasah memberikan ruang bagi peserta didik untuk menyalurkan bakat, mengasah kreativitas, serta menumbuhkan rasa percaya diri melalui berbagai bentuk seni yang bernilai estetika dan islami.
Kegiatan seni dilaksanakan secara rutin setiap hari Sabtu pukul 10.00–11.00 pagi, mencakup kaligrafi, melukis, dan pidato tiga bahasa (Arab, Inggris, dan Indonesia). Sedangkan kegiatan silat dan habsyi diadakan setiap hari Minggu, menyesuaikan dengan jadwal para pelatih dan pembimbing.

Dalam kegiatan kaligrafi, siswa belajar memadukan keindahan huruf Arab dengan nilai-nilai spiritual, menghasilkan karya yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga bermakna dalam. Sementara kegiatan melukis menjadi media bagi siswa untuk mengekspresikan imajinasi dan perasaan mereka melalui warna dan bentuk.
Selain itu, pidato tiga bahasa melatih kemampuan komunikasi, keberanian, dan penguasaan bahasa asing sejak dini. Siswa dibimbing untuk tampil percaya diri di depan publik, sekaligus menanamkan semangat berani berpendapat dengan santun.
Kegiatan silat tidak hanya berfokus pada ketangkasan fisik, tetapi juga pembentukan karakter disiplin dan kesopanan, sesuai dengan nilai-nilai luhur bela diri tradisional. Sedangkan habsyi, yang dikenal dengan lantunan shalawat dan rebana, menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta memperkuat rasa kebersamaan antar siswa.
Melalui kegiatan seni ini, MI Ma’arif Gandu berharap dapat menumbuhkan generasi yang kreatif, berkarakter, serta mencintai budaya dan nilai-nilai keislaman. Seni tidak hanya menjadi bentuk ekspresi, tetapi juga sarana pembinaan akhlak dan keindahan hati.