Sejarah Berdirinya Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif Gandu

Cikal bakal berdirinya Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif Gandu berawal dari semangat masyarakat dalam mengembangkan pendidikan agama di wilayah Gandu Utara. Sekitar tahun 1918, Bapak H. Abdul Ghoni bersama warga setempat mendirikan Masjid An-Nur, yang sekaligus menjadi tempat berlangsungnya kegiatan pengajaran agama Islam.

Pada masa itu, pelajaran Al-Qur’an, Ushuluddin, dan Fikih dilaksanakan pada malam hari, dimulai setelah salat Magrib hingga Isya. Seiring waktu, kegiatan pendidikan agama tersebut terus berjalan dan mengalami perkembangan pesat. Melihat antusiasme masyarakat dan jumlah santri yang terus meningkat, anak-anak beliau bersama warga Gandu Utara berinisiatif mendirikan sebuah madrasah di dekat Masjid An-Nur.

Agar kegiatan belajar lebih efektif, waktu pengajaran yang semula malam hari kemudian dipindahkan ke sore hari, yakni pukul 14.00 hingga 17.00. Madrasah ini diberi nama Madrasah Ibtidaiyah Diniyah Manarul Huda.

Dengan meningkatnya kualitas dan kuantitas peserta didik, serta mengikuti perkembangan dunia pendidikan, pengurus kemudian mendirikan Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) pada 29 Juli 1966, dengan kegiatan belajar mengajar dilaksanakan pada pagi hari.

Selanjutnya, pada 15 Maret 1975, madrasah ini resmi berganti nama menjadi Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif Gandu, yang terus berkiprah hingga saat ini dalam mencetak generasi berilmu dan berakhlakul karimah.