MI Ma’arif Gandu terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan madrasah berwawasan lingkungan melalui kegiatan pembuatan lubang biopori. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan MI Ma’arif Gandu sebagai salah satu upaya konservasi air sekaligus pemenuhan syarat dalam Program Adiwiyata.
Kegiatan biopori ini melibatkan kader Adiwiyata dan guru pendamping. Pembuatan lubang biopori dilakukan pada beberapa titik di area madrasah yang berpotensi tergenang air saat hujan. Lubang biopori dibuat dengan ukuran tertentu, kemudian diisi menggunakan pipa berlubang yang berfungsi sebagai jalur resapan air ke dalam tanah.
Penerapan biopori memiliki tujuan penting dalam pengelolaan lingkungan sekolah. Lubang biopori berfungsi meningkatkan daya resap air hujan, mengurangi genangan dan risiko banjir, serta membantu menjaga ketersediaan air tanah. Selain itu, biopori juga mendukung pengelolaan sampah organik, karena dapat diisi dengan sisa daun atau sampah organik yang nantinya akan terurai secara alami dan menyuburkan tanah.
Melalui kegiatan ini, MI Ma’arif Gandu berupaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada warga madrasah. Kegiatan biopori tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menjadi sarana edukasi lingkungan yang menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan alam sejak dini.
Dengan adanya publikasi kegiatan biopori ini, MI Ma’arif Gandu berharap dapat menginspirasi seluruh warga sekolah untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Upaya sederhana seperti pembuatan biopori diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kelestarian lingkungan dan mendukung terwujudnya madrasah Adiwiyata yang berkelanjutan.