Ponorogo – Sabtu, 4 Oktober 2025 | Graha PCNU Ponorogo
Pada Sabtu, 4 Oktober 2025, MI Ma’arif Gandu mengirimkan perwakilan guru, Zulfah Nurul Hidayati, untuk mengikuti kegiatan Diseminasi Materi Diklat bertema “Pelatihan Ma’arif Mart”, yang diselenggarakan oleh LP Ma’arif NU Ponorogo bekerja sama dengan PC LAZISNU Ponorogo. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir ke-96 LP Ma’arif NU.
Acara dilaksanakan di Graha PCNU Ponorogo dan diawali dengan doa dan tahlil. Sambutan pembuka disampaikan oleh Ketua LP Ma’arif NU Ponorogo, Dr. Basuki, M.Ag., sebelum memasuki sesi inti pelatihan.

Pelatihan kali ini menghadirkan tiga narasumber yang telah mengikuti Training of Trainer (TOT) Ma’arif Mart di PW LP Ma’arif NU Jawa Timur, yakni:
- Shofia Muthiarrochman, S.Pd. (MIS Ma’arif Polorejo)
- Herwin Upayani, S.Pd. (MIS Ma’arif Polorejo)
- Siti Nur Ckalimah, S.Pd. (MIS Ma’arif Patihan Kidul, Siman)
Selain itu, turut hadir dua narasumber dari UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo yaitu: Estu Unggul Drajat, M.Ec.Dev. dan Ajeng Pipit Fitriani, M.S.Ak., yang membawakan materi tentang kewirausahaan dan manajemen bisnis digital.

Keikutsertaan MI Ma’arif Gandu dalam pelatihan ini menunjukkan komitmen lembaga untuk memperkuat kemampuan guru dan tenaga kependidikan dalam aspek wirausaha pendidikan, manajemen bisnis digital, dan inovasi pelayanan sekolah/madrasah.
Makna dan Tujuan Kegiatan
Melalui kegiatan “Ma’arif Mart”, LP Ma’arif NU Ponorogo berupaya mengembangkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan di kalangan guru dan lembaga pendidikan, sehingga mampu menciptakan unit mandiri atau layanan bisnis pendidikan yang mendukung keberlanjutan finansial satuan pendidikan Ma’arif. Sebagai bagian dari misi pendidikan berkualitas, kegiatan ini memberi ruang bagi peserta untuk menguasai konsep manajemen bisnis digital, strategi pemasaran, serta pengelolaan unit usaha di lingkungan madrasah. Referensi menyebut bahwa lembaga pendidikan yang memiliki unit kewirausahaan internal dapat meningkatkan daya tahan lembaga dan memperkuat kemandirian finansial.
Dengan bekal yang diperoleh, MI Ma’arif Gandu berharap dapat menerapkan hasil pelatihan dalam pengembangan unit kreatif sekolah/dan madrasah — baik dalam bentuk layanan tambahan, koperasi sekolah, ataupun unit wirausaha yang memberi kontribusi terhadap penguatan madrasah dan pelayanan kepada peserta didik.