
Dalam rangka menumbuhkan kecintaan terhadap para ulama dan auliya’ yang telah berjasa menyebarkan Islam di tanah Jawa, seluruh guru dan siswa MI Ma’arif Gandu melaksanakan kegiatan ziarah maqbaroh ulama dan auliya’ Ponorogo pada Selasa, 21 Oktober 2025. Kegiatan ini juga diikuti oleh mahasiswa magang 2 dari UIN Kiai Muhammad Ageng Besari Ponorogo.
Ziarah ini dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu Pemakaman Desa Gandu, Makam Bathoro Katong di Setono, Jenangan, dan Makam Kiai Ageng Muhammad Besari di Tegalsari, Jetis. Rombongan berangkat bersama-sama dari madrasah dan melakukan doa serta tahlil di setiap lokasi yang dikunjungi.

Lokasi pertama, Pemakaman Desa Gandu, menjadi tempat peristirahatan beberapa tokoh masyarakat dan sesepuh desa yang dikenal berperan dalam mengembangkan pendidikan dan kehidupan keagamaan di wilayah sekitar madrasah. Kegiatan di tempat ini menjadi momen bagi siswa untuk mengenang jasa para pendahulu yang telah memberikan kontribusi besar terhadap berdirinya lembaga dan masyarakat yang religius.

Selanjutnya, rombongan berziarah ke Makam Raden Bathoro Katong di Desa Setono, Kecamatan Jenangan. Beliau dikenal sebagai pendiri Ponorogo sekaligus penyebar ajaran Islam di kawasan tersebut. Kompleks makam Bathoro Katong menjadi salah satu situs wisata religi dan cagar budaya Ponorogo yang ramai dikunjungi masyarakat. Melalui ziarah ini, para siswa diajak meneladani semangat dakwah, kepemimpinan, dan pengabdian beliau dalam membangun masyarakat yang beriman dan berakhlak.

Tujuan terakhir adalah Makam Kiai Ageng Muhammad Besari di Tegalsari, Kecamatan Jetis. Kompleks makam ini terletak di belakang Masjid Jami’ Tegalsari yang didirikan pada tahun 1724. Kiai Ageng Muhammad Besari dikenal luas karena perannya dalam mengajarkan ilmu agama dan menjadi rujukan spiritual bagi masyarakat luas, bahkan hingga kini masih banyak peziarah yang datang untuk meneladani perjuangan beliau.
Kegiatan ziarah maqbaroh ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran sejarah dan religi, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para ulama dan tokoh Islam di Ponorogo. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta didik MI Ma’arif Gandu dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap ilmu, semangat dakwah, dan meneladani akhlak para auliya sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.