Membentuk Kader Muda Nahdlatul Ulama, MI Ma’arif Gandu Selenggarakan Makesta 2025

Dalam rangka menanamkan nilai-nilai ke-NU-an dan semangat kepemimpinan sejak dini, MI Ma’arif Gandu menyelenggarakan kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) pada Jum’at–Minggu, 17–19 Oktober 2025. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 6, dengan panitia pelaksana dari IPNU-IPPNU Ranting Gandu, dibantu oleh mahasiswa magang 2 UIN Kiai Muhammad Ageng Besari Ponorogo, dan dihadiri oleh PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Mlarak, serta didampingi oleh bapak dan ibu guru.

Makesta merupakan jenjang kaderisasi pertama dalam organisasi IPNU dan IPPNU. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap Nahdlatul Ulama, memperkuat pemahaman keaswajaan, serta membentuk generasi muda yang memiliki semangat berorganisasi dan berkhidmah kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu mengenal lebih dalam nilai-nilai perjuangan ulama, menumbuhkan sikap toleran, berakhlak mulia, dan berjiwa kepemimpinan.

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai materi dan aktivitas pembinaan. Hari pertama diisi dengan kegiatan pembukaan serta penyampaian materi Keaswajaan, Ke-NU-an, IPNU-IPPNU, dan Keorganisasian. Hari kedua diisi dengan materi Kepemimpinan, Keindonesiaan, dan Studi Gender, yang kemudian dilanjutkan pada malam hari dengan pentas seni yang menampilkan berbagai bakat dan kreativitas peserta. Hari ketiga menjadi puncak acara, ditandai dengan pembaiatan atau pengukuhan anggota baru, pengenalan CBP-KPP, kegiatan operasi semut, serta sesi sayonara sebagai penutup kegiatan.

Kegiatan Makesta di MI Ma’arif Gandu ini menjadi momentum penting dalam membangun karakter dan tanggung jawab sosial peserta didik. Melalui kegiatan yang sarat dengan nilai-nilai kebangsaan, keislaman, dan keorganisasian, siswa tidak hanya belajar tentang teori, tetapi juga mengalami proses pembentukan diri secara langsung. Dengan semangat yang tertanam selama kegiatan ini, diharapkan para siswa kelak dapat menjadi kader muda Nahdlatul Ulama yang siap berkontribusi untuk agama, bangsa, dan lingkungan sekitar.

Berita Terkait