Dalam rangka menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an sekaligus membiasakan mereka berinteraksi dengan ayat-ayat suci sejak dini, MI Ma’arif Gandu secara rutin melaksanakan kegiatan Tahfidz dengan menggunakan metode Tikrar Sab‘ah. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan madrasah dan diikuti oleh siswa kelas 1 hingga kelas 4 dengan jadwal yang berbeda: kelas 1–2 setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat, sedangkan kelas 3–4 setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu.
Metode Tikrar Sab‘ah sendiri dikenal sebagai metode pengulangan tujuh kali, di mana siswa diminta mengulang ayat yang dihafalkan sebanyak tujuh kali berturut-turut. Teknik ini membantu memperkuat daya ingat serta memudahkan siswa dalam mempertahankan hafalannya secara jangka panjang. Selain itu, pendekatan ini juga menumbuhkan rasa disiplin, kesabaran, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Selama kegiatan berlangsung, para guru pembimbing mendampingi siswa dengan sabar dan penuh semangat. Proses tahfidz dilakukan dengan suasana yang tenang dan penuh kekhidmatan, diawali dengan muroja‘ah (mengulang hafalan lama), kemudian dilanjutkan dengan menambah ayat baru sesuai kemampuan masing-masing siswa.

Melalui kegiatan ini, MI Ma’arif Gandu berharap dapat mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya lancar membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga meneladani nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.